Showing posts with label Sidebar. Show all posts
Showing posts with label Sidebar. Show all posts

XHTML Blogger, Widget Label

Sebuah widget Blogger bertipe Label dapat dinyatakan dalam kerangka seperti ini:

<b:widget id='Label1' locked='false' title='Category List' type='Label'>
<b:includable id='main'>
<b:if cond='data:title'>
<h2><data:title/></h2>
</b:if>
<div expr:class='&quot;widget-content &quot; + data:display + &quot;-label-widget-content&quot;'>
<b:if cond='data:display == &quot;list&quot;'>
<ul>
<b:loop values='data:labels' var='label'>
<li>
<b:if cond='data:blog.url == data:label.url'>
<span expr:dir='data:blog.languageDirection'><data:label.name/></span>
<b:else/>
<a expr:dir='data:blog.languageDirection' expr:href='data:label.url'><data:label.name/></a>
</b:if>
<b:if cond='data:showFreqNumbers'>
<span dir='ltr'>(<data:label.count/>)</span>
</b:if>
</li>
</b:loop>
</ul>
<b:else/>
<b:loop values='data:labels' var='label'>
<span expr:class='&quot;label-size label-size-&quot; + data:label.cssSize'>
<b:if cond='data:blog.url == data:label.url'>
<span expr:dir='data:blog.languageDirection'><data:label.name/></span>
<b:else/>
<a expr:dir='data:blog.languageDirection' expr:href='data:label.url'><data:label.name/></a>
</b:if>
<b:if cond='data:showFreqNumbers'>
<span class='label-count' dir='ltr'>(<data:label.count/>)</span>
</b:if>
</span>
</b:loop>
</b:if>
<b:include name='quickedit'/>
</div>
</b:includable>
</b:widget>

Saat Anda mencoba mengedit atau baru pertama kali menambahkan widget label di blog Anda, maka Anda akan menemukan dua opsi utama untuk menentukan tampilan widget yaitu model widget bertipe list dan cloud. Kode di atas sebenarnya juga sudah menunjukkan markup XML kedua model tersebut. Saya akan pisahkan bagian-bagiannya agar bisa lebih mudah dimengerti:

Judul Widget

Bagian ini menunjukkan markup judul widget. Kondisional yang mengelilinginya berfungsi untuk membatasi agar elemen <h2> pada widget ini hanya muncul jika formulir judul tidak kosong:

<b:if cond='data:title'>
<h2><data:title/></h2>
</b:if>

Kondisional Tipe Widget

Bagian ini menunjukkan kondisional yang berfungsi untuk memisahkan tampilan model list dan cloud:

<b:if cond='data:display == &quot;list&quot;'>
<!-- Markup widget bertipe `list` -->
<b:else/>
<!-- Markup widget bertipe selain `list` -->
</b:if>

Markup Widget Bertipe List

<ul>
<b:loop values='data:labels' var='label'>
<li>
<b:if cond='data:blog.url == data:label.url'>
<span expr:dir='data:blog.languageDirection'><data:label.name/></span>
<b:else/>
<a expr:dir='data:blog.languageDirection' expr:href='data:label.url'><data:label.name/></a>
</b:if>
<b:if cond='data:showFreqNumbers'>
<span dir='ltr'>(<data:label.count/>)</span>
</b:if>
</li>
</b:loop>
</ul>

Markup Widget Bertipe Cloud

<b:loop values='data:labels' var='label'>
<span expr:class='&quot;label-size label-size-&quot; + data:label.cssSize'>
<b:if cond='data:blog.url == data:label.url'>
<span expr:dir='data:blog.languageDirection'><data:label.name/></span>
<b:else/>
<a expr:dir='data:blog.languageDirection' expr:href='data:label.url'><data:label.name/></a>
</b:if>
<b:if cond='data:showFreqNumbers'>
<span class='label-count' dir='ltr'>(<data:label.count/>)</span>
</b:if>
</span>
</b:loop>
DataKeteranganTampilan/Contoh Tampilan
data:displayElemen ini akan menampilkan tipe tampilan widget. Berguna untuk membuat kelas spesifik, terutama pada elemen tubuh widget.list, cloud
data:blog.url[?]
data:label.urlElemen ini akan menampilkan URL setiap item label.http://nama_blog.blogspot.com/search/label/-/Nama Label
data:label.nameElemen ini akan menampilkan nama label.Nama Label
data:blog.languageDirection[?]
data:showFreqNumbersKondisional untuk menyatakan apakah jumlah posting pada widget akan ditampilkan atau tidak.true, false
data:label.countElemen ini akan menampilkan jumlah posting pada label terkait.20
data:label.cssSizeElemen ini akan menampilkan angka tingkatan berdasarkan perbandingan banyaknya jumlah posting antara label yang satu dengan label yang lainnya. Biasa digunakan sebagai akhiran nama kelas label-size-* pada item label bertipe cloud untuk mengatur besar ukuran masing-masing item melalui CSS.3

Ikon Pengeditan Cepat

<b:include name='quickedit'/>

Contoh Markup Widget Label Hasil Modifikasi

Berikut ini adalah contoh markup XML yang akan mengubah tampilan widget label menjadi berbentuk tabel:

<b:widget id='Label1' locked='false' title='Category List' type='Label'>
<b:includable id='main'>
<b:if cond='data:title'>
<h2><data:title/></h2>
</b:if>
<div class='widget-content'>
<table border='1'>
<thead>
<tr><th>Label</th><th>Total Posting</th></tr>
</thead>
<tbody>
<b:loop values='data:labels' var='label'>
<!--
Kondisional `data:blog.url == data:label.url` tidak efektif dan tidak tepat sasaran!
Gunakan cara Saya yang ini untuk menciptakan kondisional halaman label yang stabil.
-->
<b:if cond='data:blog.searchLabel == data:label.name'>
<tr><td><strong><data:label.name/></strong></td><td><data:label.count/></td></tr>
<b:else/>
<tr><td><a expr:href='data:label.url'><data:label.name/></a></td><td><data:label.count/></td></tr>
</b:if>
</b:loop>
</tbody>
</table>
<b:include name='quickedit'/>
</div>
</b:includable>
</b:widget>

Widget Blogger untuk Menampilkan Daftar Posting Terbaru dalam Label-Label yang Spesifik

Screenshot of multiple recent post widget for Blogger.

Judulnya sangat panjang karena Saya sendiri tidak tahu harus memberi nama apa kepada widget ini. Pada intinya widget ini adalah widget recent post biasa, namun memiliki kemampuan untuk menggandakan diri agar bisa menampilkan daftar posting terbaru lebih dari satu buah berdasarkan label yang spesifik:

Pada awalnya Saya membuat widget ini agar bisa menampilkan posting-posting terbaru dari blog tunggal saja, namun mengingat ada juga beberapa blog yang suka menampilkan daftar posting dari blog lain, jadi sekarang widget ini tidak hanya berfungsi untuk menampilkan daftar posting dari satu feed blog, melainkan juga bisa menampilkan daftar posting dari feed blog Blogger yang lain.

Pemasangan Widget

Masuk ke halaman Tata Letak kemudian tambahkan sebuah widget HTML/JavaScript. Salin kode ini dan letakkan di dalam formulirnya:

<link rel="stylesheet" type="text/css" scoped="scoped" href="http://blogger-json-experiment.googlecode.com/svn/resources/multi-feed/multi-feed.min.css"/>
<style type="text/css" scoped="scoped">
/* Custom CSS */
.list-entries {
margin:5px;
width:270px; /* Lebar widget */
float:left;
font-size:11px;
}
</style>

<div id="feed-list-container"></div>
<div style="clear:both;"></div>

<script type="text/javascript">
var multiFeed = {
feedsUri: [
{
name: "Judul Widget 1",
url: "http://nama_blog-1.blogspot.com",
tag: "JQuery"
},
{
name: "Judul Widget 2",
url: "http://nama_blog-2.blogspot.com",
tag: "CSS"
},
{
name: "Judul Widget 1",
url: "http://nama_blog-3.blogspot.com",
tag: "Widget"
}
],
numPost: 4,
showThumbnail: true,
showSummary: true,
summaryLength: 80,
titleLength: "auto",
thumbSize: 72,
containerId: "feed-list-container",
readMore: {
text: "Selengkapnya",
endParam: "?max-results=20"
}
};
</script>
<script type="text/javascript" src="http://blogger-json-experiment.googlecode.com/svn/resources/multi-feed/multi-feed.min.js"></script>

Konfigurasi

OpsiKeterangan
feedsUriBerupa array objek dimana di dalamnya terdapat beberapa data berupa name, url dan tag: name digunakan untuk menentukan judul widget, url digunakan untuk menentukan URL feed, tag digunakan untuk menentukan tag/label posting yang ingin ditampilkan.
numPostDigunakan untuk menentukan jumlah posting yang ingin ditampilkan
showThumbnailGanti nilainya menjadi false untuk menyembunyikan gambar posting
showSummaryGanti nilainya menjadi false untuk menyembunyikan ringkasan posting
summaryLengthDigunakan untuk menentukan jumlah karakter ringkasan posting
titleLengthDigunakan untuk memotong karakter judul posting yang terlalu panjang. Ganti nilainya menjadi angka untuk memotong karakter sebanyak angka tersebut, atau set sebagai "auto" untuk membiarkan judul posting sebagai apa adanya
thumbSizeDigunakan untuk menentukan ukuran thumbnail posting
containerIdDigunakan untuk menentukan ID kontainer yang akan digunakan untuk memuat widget
readMoreTerdiri dari text dan endParam. text digunakan untuk menentukan label tautan “Baca Selengkapnya” yang terletak di bawah masing-masing widget dan endParam digunakan untuk menentukan parameter akhir tautan tersebut (abaikan jika tidak perlu).

Opsi feedsUri merupakan array objek dimana setiap objek akan mewakili masing-masing widget:

// Tiga objek = tiga widget
feedsUri: [{}, {}, {}]

Setiap objek berisi beberapa data yang digunakan untuk menentukan judul widget, sumber URL dan tag/kategori posting spesifik:

feedsUri: [
{
name: "Judul Widget 1",
url: "http://nama_blog-1.blogspot.com",
tag: "Blogger"
},
{
name: "Judul Widget 2",
url: "http://nama_blog-2.blogspot.com",
tag: "WordPress"
},
{
name: "Judul Widget 3",
url: "http://nama_blog-3.blogspot.com",
tag: "SEO"
}
]

Setelah semua konfigurasi sudah diatur dengan benar, klik Simpan Widget. Modifikasi tampilan bisa dilakukan di dalam tag <style> yang Saya tambahkan pada widget di atas.

Kode Sumber

  1. multi-feed.css
  2. multi-feed.min.css
  3. multi-feed.js
  4. multi-feed.min.js

Modifikasi Tampilan dan Teks pada Status Message

Custom Status Message for Blogger
Contoh tampilan ‘status message’ yang sudah dimodifikasi.

Status Message adalah sebuah pesan yang akan muncul di atas posting ketika kita sedang berada di halaman hasil pencarian atau halaman label. Memodifikasi tampilannya mungkin mudah, yaitu dengan cara menimpa CSS bawaan Blogger dengan kode CSS baru yang mengandung pengaturan tampilan yang berbeda seperti ini:

.status-msg-wrap {
font-size:110%;
width:90%;
margin:10px auto;
position:relative;
}

.status-msg-border {
border:1px solid #000;
filter:alpha(opacity=40);
-moz-opacity:.4;
opacity:.4;
width:100%;
position:relative;
}

.status-msg-bg {
background-color:#ccc;
opacity:.8;
filter:alpha(opacity=30);
-moz-opacity:.8;
width:100%;
position:relative;
z-index:1;
}

.status-msg-body {
text-align:center;
padding:.3em 0;
width:100%;
position:absolute;
z-index:4;
}

.status-msg-hidden {
visibility:hidden;
padding:.3em 0;
}

.status-msg-wrap a {
padding-left:.4em;
text-decoration:underline;
}

Tapi bagaimana jika kita ingin memodifikasi tulisan di dalamnya?

Untuk melakukan itu, kita mau tidak mau harus menghapus elemen tersebut dan menggantinya dengan markup yang baru seperti ini:

<!-- b:include data='top' name='status-message'/ -->
<b:if cond='data:blog.searchQuery'>
<b:if cond='data:numPosts != 0'>
<p class='custom-status-message'>Menampilkan semua entri dengan kata kunci <strong>&amp;#8220;<data:blog.searchQuery/>&amp;#8221;</strong></p>
<b:else/>
<p class='custom-status-message-error'>Pencarian entri dengan kata kunci <strong>&amp;#8220;<data:blog.searchQuery/>&amp;#8221;</strong> tidak ditemukan.</p>
</b:if>
</b:if>
<b:if cond='data:blog.searchLabel'>
<p class='custom-status-message'>Menampilkan semua entri dengan kategori <strong>&amp;#8220;<data:blog.searchLabel/>&amp;#8221;</strong></p>
</b:if>

Salin kode di atas, kemudian gunakan untuk menggantikan kode yang tampak seperti ini di dalam template (biasanya ada dua):

<b:include data='top' name='status-message'/>

Kemudian tambahkan kode CSS ini di atas ]]></b:skin> atau </style>:

.custom-status-message,
.custom-status-message-error {
font:normal normal 13px Segoe,"Segoe UI",Calibri,"Helvatica Neue",Arial,Sans-Serif;
color:white;
text-shadow:0 -1px 0 rgba(0,0,0,.4);
padding:7px 14px;
margin:5px 5px 1.7em;
background-color:#5A6777;
background-image:-webkit-linear-gradient(top,rgba(0,0,0,0),rgba(0,0,0,.1));
background-image:-moz-linear-gradient(top,rgba(0,0,0,0),rgba(0,0,0,.1));
background-image:-ms-linear-gradient(top,rgba(0,0,0,0),rgba(0,0,0,.1));
background-image:-o-linear-gradient(top,rgba(0,0,0,0),rgba(0,0,0,.1));
background-image:linear-gradient(top,rgba(0,0,0,0),rgba(0,0,0,.1));
border:2px solid #404B55;
border-bottom-color:#212729;
border-top-color:#8E97A2;
-webkit-border-radius:5px;
-moz-border-radius:5px;
border-radius:5px;
-webkit-box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.4);
-moz-box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.4);
box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.4);
}

.custom-status-message-error {
background-color:#600;
border-color:#700 #500 #300;
}

.custom-status-message strong {color:#AADD99}
.custom-status-message-error strong {color:#ff0}

Kotak Penelusuran Blogger dengan Ajax JQuery

Ajax Search Form with JQuery
Kotak Penelusuran Blogger dengan Ajax JQuery

Beberapa waktu yang lalu Saya pernah menuliskan cara menampilkan hasil penelusuran dengan JSON Blogger tanpa harus berpindah dari halaman awal menuju halaman hasil penelusuran dengan JavaScript (Anda bisa membacanya di sini).

Melalui JQuery $.ajax() kita bisa meniadakan penyisipan script callback dan langsung memanggil JSON dengan cara seperti ini:

$('#search-form').on("submit", function() {
$.ajax({
url: '../feeds/posts/summary?alt=json-in-script&q=KATA_KUNCI',
type: 'get',
dataType: 'jsonp',
success: function(json) {
...
}
});
});

Sehingga jika dijabarkan akan menjadi seperti ini:

HTML Formulir

<form action="/search" id="ajax-search-form">
<input type="text" name="q">
<input type="submit" value="Search">
</form>

JQuery

(function($) {
var $form = $('#ajax-search-form'),
$input = $form.find(':text');
$form.append('<div id="search-result"></div>');
var $result_container = $('#search-result');
$form.on("submit", function() {
var keyword = $input.val();
$result_container.show().html('Loading...');
$.ajax({
url: 'http://nama_blog.blogspot.com/feeds/posts/summary?alt=json-in-script&q=' + keyword + '&max-results=9999',
type: 'get',
dataType: 'jsonp',
success: function(json) {
var entry = json.feed.entry,
link, skeleton = "";
if (entry !== undefined) {
skeleton = '<h4>Search results for keyword &quot;' + keyword + '&quot;</h4>';
skeleton += '<a class="close" href="/">&times;</a><ol>';
for (var i = 0; i < entry.length; i++) {
for (var j = 0; j < entry[i].link.length; j++) {
if (entry[i].link[j].rel == "alternate") {
link = entry[i].link[j].href;
}
}
skeleton += '<li><a href="' + link + '">' + entry[i].title.$t + '</a></li>';
}
skeleton += '</ol>';
$result_container.html(skeleton);
} else {
$result_container.html('<a class="close" href="/">&times;</a><strong>No result!</strong>');
}
},
error: function() {
$result_container.html('<a class="close" href="/">&times;</a><strong>Error loading feed.</strong>');
}
});
return false;
});
$form.on("click", ".close", function() {
$result_container.fadeOut();
return false;
});
})(jQuery);

Cara Kerja

Pertama-tama kita tangkap beberapa elemen penting yaitu formulir pencarian dan elemen input kata kunci pencarian:

var $form = $('#ajax-search-form'), // Mendapatkan elemen formulir
$input = $form.find(':text'); // Mendapatkan elemen input bertipe teks (penampung kata kunci pencarian)

Sisipkan sebuah elemen HTML secara tidak langsung sebagai kontainer hasil pencaran:

$form.append('<div id="search-result"></div>');
var $result_container = $('#search-result');

Setelah itu kita berlakukan event .submit() atau .on("submit") pada formulir untuk kemudian kita bisa langsung memproses data JSON yang akan ditransfer pada saat yang bersamaan ketika kita menekan tombol Enter pada papan ketik atau mengeklik tombol penelusuran di dalam formulir:

$form.on("submit", function() {
$.ajax(url, type, dataType, success, error); // Dapatkan data dan proses data di sini...
return false; // <= Ini digunakan untuk mencegah formulir membawa kita menuju halaman hasil penelusuran saat kita men-submit kata kunci pencarian
});

Pengambilan data JSON dilakukan oleh JQuery $.ajax(), sehingga kita tidak perlu menyisipkan script callback ke dalam area <head> seperti dalam metode JavaScript mentah pada umumnya:

$.ajax({
url: 'http://nama_blog.blogspot.com/feeds/posts/summary?alt=json-in-script&q=' + keyword + '&max-results=9999',
type: 'get',
dataType: 'jsonp',
success: function(json) {
var entry = json.feed.entry,
link, skeleton = "";
if (entry !== undefined) {
skeleton = '<h4>Search results for keyword &quot;' + keyword + '&quot;</h4>';
skeleton += '<a class="close" href="/">&times;</a><ol>';
for (var i = 0; i < entry.length; i++) {
for (var j = 0; j < entry[i].link.length; j++) {
if (entry[i].link[j].rel == "alternate") {
link = entry[i].link[j].href;
}
}
skeleton += '<li><a href="' + link + '">' + entry[i].title.$t + '</a></li>';
}
skeleton += '</ol>';
$result_container.html(skeleton);
} else {
$result_container.html('<a class="close" href="/">&times;</a><strong>No result!</strong>');
}
},
error: function() {
$result_container.html('<a class="close" href="/">&times;</a><strong>Error loading feed.</strong>');
}
});

keyword adalah variabel. Nilainya diambil dari elemen input teks:

var keyword = $input.val();
// `../feeds/posts/summary?alt=json-in-script&q=keyword&max-results=9999`

Integrasi Widget ke Blogger

Widget ini hanya akan bekerja jika blog Anda sudah dilengkapi dengan JQuery.

Pertama-tama masuk ke halaman Tata Letak, kemudian tambahkan sebuah elemen halaman HTML/JavaScript. Salin kode ini dan letakkan di dalam formulirnya:

<style type="text/css" scoped="scoped">
#ajax-search-form {
position:relative;
font:normal normal 13px/normal Arial,Sans-Serif;
}
#ajax-search-form a {
color:#741F27;
text-decoration:none;
}
#ajax-search-form input {
border:1px solid #ccc;
border-top-color:#999;
background-color:white;
font:inherit;
color:black;
margin:0 0;
padding:5px 5px;
width:180px;
}
#ajax-search-form input::-moz-focus-inner {
margin:0;
padding:0;
border:none;
outline:none;
}
#ajax-search-form input[type="submit"] {
width:auto;
background-color:#084670;
border-color:transparent;
color:#B4D8F0;
font-weight:bold;
cursor:pointer;
padding-left:7px;
padding-right:7px;
}
#ajax-search-form input[type="submit"]:hover,
#ajax-search-form input[type="submit"]:focus {background-color:#083E5F}
#search-result {
border:1px solid #bbb;
background-color:white;
padding:10px 15px;
margin:2px 0;
width:auto;
height:auto;
position:absolute;
top:100%;
left:0;
z-index:99;
-webkit-box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.4);
-moz-box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.4);
box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.4);
display:none;
}
#search-result ol,
#search-result li,
#search-result h4 {
margin:0;
padding:0;
}
#search-result h4,
#search-result strong {
display:block;
margin:0 30px 10px 0;
}
#search-result ol {margin:0 0 10px 28px}
#search-result ol a:hover {text-decoration:underline}
#search-result .close {
display:block;
position:absolute;
top:6px;
right:10px;
line-height:normal;
color:#17950F;
}
#search-result strong {color:#B75252}
</style>
<form action="/search" id="ajax-search-form">
<input type="text" name="q" />
<input type="submit" value="Search" />
</form>
<script type="text/javascript">
(function($) {

var $form = $('#ajax-search-form'),
$input = $form.find(':text');

// Append a search result container to the search form
$form.append('<div id="search-result"></div>');
var $result_container = $('#search-result');

// When the keyword is submitted...
$form.on("submit", function() {

// Get the input value
var keyword = $input.val();

// Show the search result container and insert a `Loading...` text
$result_container.show().html('Loading...');

// Get the blog JSON via $.ajax() to show the search result
// The URL format: http://blog_name.blogspot.com/feeds/posts/summary?alt=json-in-script&q={THE_KEYWORD}&max-results=9999
$.ajax({
url: 'http://nama_blog.blogspot.com/feeds/posts/summary?alt=json-in-script&q=' + keyword + '&max-results=9999',
type: 'get',
dataType: 'jsonp',

// If success, grab the search result list...
success: function(json) {
var entry = json.feed.entry,
link, skeleton = "";
if (entry !== undefined) {
skeleton = '<h4>Search results for keyword &quot;' + keyword + '&quot;</h4>';
skeleton += '<a class="close" href="/">&times;</a><ol>';
for (var i = 0; i < entry.length; i++) {
for (var j = 0; j < entry[i].link.length; j++) {
if (entry[i].link[j].rel == "alternate") {
link = entry[i].link[j].href;
}
}
skeleton += '<li><a href="' + link + '">' + entry[i].title.$t + '</a></li>';
}
skeleton += '</ol>';
$result_container.html(skeleton);
} else {
// If the JSON is empty ... (entry === undefined)
// Show the `not found` or `no result` message
$result_container.html('<a class="close" href="/">&times;</a><strong>No result!</strong>');
}
},
error: function() {

// If error, show an error message
$result_container.html('<a class="close" href="/">&times;</a><strong>Error loading feed.</strong>');
}
});
return false;
});

// Fade out the search result container if the close button is clicked
$form.on("click", ".close", function() {
$result_container.fadeOut();
return false;
});

})(jQuery);
</script>

Ganti kode yang Saya beri tanda dengan URL blog Anda kemudian klik Simpan Widget.

StickyBar JQuery Plugin

StickyBar is a JQuery plugin to make the element keep stayed in the visible area when the page is being scrolled.

StickyBar JQuery Plugin
StickyBar JQuery Plugin

StickyBar adalah plugin JQuery untuk membuat elemen selalu berada pada tempat yang terlihat. Anda mungkin pernah melihat plugin semacam ini di luar sana. Jenisnya memang ada banyak, tapi mereka memiliki beberapa keterbatasan dalam segi opsi dan keamanan. Di sini Saya telah memberikan opsi-opsi penting tambahan yang lebih lengkap dan juga mencoba untuk menerapkan metode yang lebih aman:

Sebagian besar plugin sejenis hanya menerapkan posisi fixed pada elemen ketika elemen telah mencapai batas akhir area terlihat pada layar dan melepaskan posisinya jika elemen telah berada pada posisi awal. Bisa dilihat pada salah satu potongan kode yang pernah Saya catat di sini.
Padahal, menerapkan posisi fixed secara mendadak pada elemen bisa menyebabkan struktur elemen di sekelilingnya menjadi rusak/berantakan disebabkan ruangan tempat elemen yang menjadi target telah kosong.

Ini terjadi karena perpindahan posisi elemen termanipulasi secara mendadak dari posisi static yang memakan ruang menjadi posisi fixed yang tidak memakan ruang.

Saat elemen termanipulasi berubah menjadi fixed, maka elemen-elemen di sekelilingnya akan berloncatan berusaha menutupi kekosongan. Selain itu, posisi elemen static yang berubah menjadi fixed juga akan mengalami perubahan posisi dalam segi koordinat (terutama posisi atas dan kiri) sehingga kita akan membutuhkan lebih banyak perhitungan untuk itu. Intinya: terlalu rumit!

Lalu bagaimana kita bisa mengubah posisi elemen menjadi melayang tanpa harus menghilangkan ruang asal elemen? Caranya adalah dengan memperbaharui nilai top secara terus-menerus berdasarkan jarak gulungan layar. Cara ini akan membuat elemen seolah-olah melayang:

Metode yang sama juga Saya pakai untuk menciptakan plugin ini. Keuntungannya, kita tidak perlu khawatir dengan keadaan posisi elemen di sekitar target jika target telah mengalami manipulasi, karena di sini plugin akan memanipulasi posisi elemen dengan tetap menjaga jenis posisinya sebagai posisi relative, sehingga betatapun jauh elemen berpindah dari elemen-elemen lain, dia tidak akan mengganggu posisi elemen yang lain dan tidak akan mengosongkan ruang asalnya. (Ingat: top, right, bottom dan left berbeda dengan margin-top, margin-right, margin-bottom dan margin-left).

Pembaharuan: Saya memutuskan untuk menggunakan posisi fixed asli pada plugin ini karena beberapa kekurangan yang terjadi, namun tetap mempertahankan posisi fixed palsu untuk opsi StickyBar dengan efek animasi.


Konfigurasi Plugin StickyBar

Letakkan JQuery, plugin StickyBar dan kode eksekusi di atas </head> dengan susunan seperti ini, dan selesai sudah:

<script type="text/javascript" src="http://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.7.2/jquery.min.js"></script>
<script type="text/javascript" src="http://hompimpa.googlecode.com/svn/trunk/StickyBar/js/jquery.stickybar.min.js"></script>
<script type="text/javascript">
$(function() {
$('#sidebar').stickyBar();
});
</script>

Opsi Lanjutan

Terdapat beberapa opsi lanjutan pada plugin ini:

$('#sidebar').stickyBar({
animated: false,
speed: 400,
easing: null,
top: 0,
bottom: 0,
until: "",
fixedClass: 'isFixed',
stoppedClass: 'isStopped',
onFixed: function() {},
onStatic: function() {},
onStopped: function() {}
});
OpsiKeterangan
topDigunakan untuk menentukan jarak atas elemen melayang (sticky element)
bottomDigunakan untuk menentukan jarak bawah elemen termanipulasi terhadap elemen penghenti. Secara umum tidak terlalu penting, jadi abaikan saja jika tidak perlu.
animatedJika bernilai true, elemen akan melayang dengan efek animasi. Demonya bisa dilihat di sini
speedDigunakan untuk menentukan kecepatan animasi jika opsi animated bernilai true
easingDigunakan untuk menentukan tipe easing JQuery. Demonya bisa dilihat di sini. Saya memakai tipe easing "easeOutElastic"
untilDigunakan untuk menentukan elemen penghenti posisi melayang pada elemen termanipulasi. Sehingga jika elemen melayang telah menyentuh elemen penghenti, maka elemen tersebut akan berhenti melayang. Jika bingung Anda bisa melihat contoh penerapannya di sini
fixedClassDigunakan untuk menentukan nama kelas elemen termanipulasi saat elemen tersebut berada dalam kondisi fixed.
stoppedClassDigunakan untuk menentukan nama kelas elemen termanipulasi saat elemen tersebut terhenti karena suatu elemen penghenti di bawahnya.
onFixedCallback fungsi yang akan dijalankan jika elemen termanipulasi berada dalam kondisi fixed.
onStaticCallback fungsi yang akan dijalankan jika elemen termanipulasi kembali pada posisi normal.
onStoppedCallback fungsi yang akan dijalankan jika elemen termanipulasi terhenti karena suatu elemen penghenti di bawahnya.

Dua Macam Kelas Baru

Dua macam kelas baru akan diterapkan pada elemen yang dimanipulasi berdasarkan keadaannya, yaitu kelas isFixed dan isStopped. Anda bisa menggunakan kelas-kelas tersebut untuk membedakan tampilan elemen saat berada dalam keadaan normal, keadaan melayang atau dalam keadaan terhenti oleh elemen penghenti melalui CSS:

.isFixed {
/* Kode CSS tampilan elemen melayang... */
}
.isStopped {
/* Kode CSS tampilan elemen terhenti... */
}

Atau, Anda juga bisa menentukan sendiri nama kelas-kelas tersebut melalui opsi fixedClass dan stoppedClass:

$('#sidebar').stickyBar({
fixedClass: 'my-fixed-class',
stoppedClass: 'my-stopped-class'
});

Efek pembedaan tanda berdasarkan keadaan elemen bisa Anda lihat dengan mudah pada demo StickyBar - Limit

Demo Lain

Toggle Sidebar dengan JQuery

Pembaharuan 13 April 2013: Menyatukan JavaScript Cookie ke dalam plugin sebagai satu kesatuan.

Toggle Sidebar dengan JQuery
Toggle Sidebar dengan JQuery

Karena banyak yang meminta jadi Saya membuatnya. Plugin ini digunakan untuk megubah sidebar blog menjadi toggle. Bisa ditampilkan dan bisa disembunyikan berdasarkan perintah. Demonya bisa dilihat di sini:

Sebagai catatan, Saya tidak bisa menjamin bahwa blog demo di atas akan terus Saya lengkapi dengan plugin ini, jadi jangan heran jika suatu saat nanti blog di atas tidak bekerja. Tapi pada intinya Saya sudah mengetes plugin ini pada template yang sesungguhnya.

Integrasi Plugin ke dalam Template

Pertama-tama masuk ke halaman editor HTML Template Anda:

Mengedit HTML Template
Mengedit HTML

Temukan kode ini:

]]></b:skin>

Salin kode CSS di bawah ini dan letakkan di atasnya. Ini digunakan untuk mengatur dimensi tombol toggle:

#sidebar-toggler-wrapper {
clear:both;
position:relative;
}

#sidebar-toggler-wrapper a.sidebar-toggler {
color:white;
font:normal bold 11px/100% Arial,Sans-Serif;
text-decoration:none;
margin:0 0;
padding:4px 10px;
background-color:#123;
border-left:4px solid #789;
outline:none;
position:absolute;
bottom:0;
right:0;
}

#sidebar-toggler-wrapper a.active {
color:black;
background-color:#789;
border-left-color:#123;
}

Setelah itu temukan kode ini:

</head>

Salin kode ini dan letakkan di atasnya:

<script src='http://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.7.2/jquery.min.js'></script>
<script src='http://dte-project.googlecode.com/svn/trunk/jquery-toggle-sidebar.min.js'></script>
<script>
//<![CDATA[
$(function() {
$('#sidebar-wrapper').toggleSidebar({
expand: "#main-wrapper"
});
});
//]]>
</script>

Kode yang Saya garis bawahi adalah JQuery. Jika template Anda sudah dilengkapi dengan JQuery, singkirkan kode tersebut! Minimal versi 1.7, karena di sini (dan mulai saat ini) Saya tidak lagi memakai event .click() melainkan .on("click") Jika versi JQuery yang sedang Anda pakai berada di bawah itu, lebih baik ganti JQuery Anda dengan kode yang Saya garis bawahi di atas.

Klik Simpan Template.

Selektor #sidebar-wrapper adalah ID yang diambil dari sidebar yang akan muncul dan tampil berdasarkan perintah, sedangkan selektor #main-wrapper adalah elemen kolom yang akan melebar dan menyempit untuk menutupi kekosongan karena hilangnya sidebar. Saya rasa sampai di sini bisa dipahami. Jika belum, Saya beri gambaran mudahnya seperti ini:

Bagian kiri adalah #main-wrapper yaitu kolom artikel/posting (sebut saja begitu) dan bagian kanan adalah #sidebar-wrapper yaitu sidebar blog.
Kolom artikel & kolom sidebar = #main-wrapper & #sidebar-wrapper.
Kesimpulannya:

$('#sidebar-wrapper').toggleSidebar({expand:"#main-wrapper"});

Begitu saja. Jika sudah berhasil, kita bisa memasuki konfigurasi lanjutan yang lebih mendalam. Tapi jika belum, mungkin ID kolom artikel dan sidebar blog Anda bukan berupa #main-wrapper dan #sidebar-wrapper. Sebagai contoh, template blog yang Saya gunakan memiliki dua kolom dengan masing-masing ID berupa #leftcol dan #rightcol:

ID Kolom yang berbeda dari template pada umumnya
Umumnya sebuah template memiliki ID kolom utama berupa #main-wrapper dan kolom sisi berupa #sidebar-wrapper. Tapi dalam beberapa template tidak begitu.

Pengaturan Lanjutan

Ada cukup banyak konfigurasi yang bisa dilakukan pada plugin ini. Termasuk pengaturan sesi kuki. Jadi, script cookie.js yang Saya sertakan di atas jquery-toggle-sidebar.js sebenarnya tidak perlu disertakan/bisa dibuang jika Anda menonaktifkan fitur sesi toggle pada sidebar:

$('#sidebar-wrapper').toggleSidebar({
expand: "#main-wrapper",
hideText: "&rArr; Hide Sidebar",
showText: "&lArr; Show Sidebar",
animated: false,
animateSpeed: 400,
easingType: null,
extraWidth: 0,
enableCookie: false,
defaultHidden: false
});
OpsiKeterangan
expandElemen yang akan melebar dan menyempit untuk mengisi kekosongan karena hilangnya sidebar
hideTextLabel tombol saat sidebar sedang tampil
showTextLabel tombol saat sidebar sedang tersembunyi
animatedJika bernilai true maka efek animasi akan diterapkan pada saat proses muncul/hilangnya sidebar
animateSpeedDigunakan untuk menentukan kecepatan animasi jika opsi animated bernilai true
extraWidthDigunakan untuk menentukan lebar ekstra pada kolom artikel. Pada dasarnya, saat sidebar menghilang, lebar kolom artikel akan berubah berdasarkan perhitungan lebar dirinya sendiri ditambah dengan lebar sidebar yang disembunyikan. Opsi ini tidak terlalu penting dan hanya digunakan jika kolom artikel tidak melebar dengan lebar yang tepat. Nilai bisa berupa angka positif ataupun negatif. Positif akan menambah standar lebar kolom, sedangkan negatif akan mengurangi stardar lebar kolom saat sidebar sedang tersembunyi
easingTypeDigunakan untuk menentukan tipe easing animasi jika opsi animated bernilai true
enableCookieJika true, sesi toggle pada sidebar akan diingat oleh peramban. Sehingga sesi sidebar tidak akan berubah ke sesi awal meskipun Anda berpindah-pindah halaman. Saya menggunakan JavaScript cookie yang cara kerjanya sudah pernah Saya jelaskan di sini
defaultHiddenJika true sidebar akan disembunyikan saat keadaan normal.

Tip: Membuat Sidebar Akordion dengan JQuery

Bagi Anda yang suka menelusuri artikel-artikel potongan kode di sini mungkin pernah sekali dua kali melihat halaman ini » Tambahkan State Aktif untuk JQuery Accordion. Kali ini Saya akan membantu Anda untuk mengerti lebih dalam tentang salah satu manfaat besar dari potongan kode tersebut.

Pernahkan Anda memperhatikan sidebar blog Anda dan menyadari bahwa susunan elemen yang ada pada sidebar tersebut sebenarnya sama persis dengan kerangka akordion yang pernah Anda lihat di halaman tersebut?

Mari kita coba mengambil sudut pandang ini:

Kerangka Sidebar dan Widget pada Template Blogspot
Kerangka sidebar pada dasarnya bisa kita jadikan sebagai panel-panel akordion.

Setiap sidebar biasanya dibungkus oleh elemen #sidebar-wrapper dimana di dalamnya terdapat beberapa widget yang selalu terdiri dari elemen <h2> dan elemen tubuh widget itu sendiri seperti ini:

<div id='sidebar-wrapper'>
<h2>Blogger templates</h2>
<div class='widget-content'>
....
</div>
<h2>Blogroll</h2>
<div class='widget-content'>
....
</div>
<h2>Labels</h2>
<div class='widget-content'>
....
</div>
</div>

Jika Anda teliti dengan baik, ternyata model kerangka di atas sama persis dengan kerangka yang ada pada percobaan JQuery akordion yang pernah Saya tuliskan:

<div id='accordion'>
<h2>Panel 1</h2>
<div class='content'>
....
</div>
<h2>Panel 2</h2>
<div class='content'>
....
</div>
<h2>Panel 3</h2>
<div class='content'>
....
</div>
</div>

Itulah kesempatan Anda untuk menjadi kreatif hari ini. Kali ini kita akan menciptakan sidebar dengan efek akordion hanya dengan bermodalkan ide tersebut. Pertama-tama, tentunya harus kita ketahui beberapa elemen yang sama sebagai pemandu dan itu akan kita gunakan untuk memodifikasi potongan kode efek akordion ini:

$(function() {
$('#accordion .content').hide();
$('#accordion h2:first').addClass('active').next().slideDown('slow');
$('#accordion h2').click(function() {
if($(this).next().is(':hidden')) {
$('#accordion h2').removeClass('active').next().slideUp('slow');
$(this).toggleClass('active').next().slideDown('slow');
}
});
});

Sebagai contoh, elemen #accordion memiliki peran yang sama persis dengan elemen #sidebar-wrapper dan elemen .content juga memiliki peran yang sama dengan elemen .widget-content. Elemen h2 tidak perlu dipertanyakan lagi. Kesimpulannya adalah, untuk menciptakan sidebar akordion setidaknya kita harus memodifikasi kode di atas menjadi seperti ini:

$(function() {
$('#sidebar-wrapper .widget-content').hide();
$('#sidebar-wrapper h2:first').addClass('active').next().slideDown('slow');
$('#sidebar-wrapper h2').click(function() {
if($(this).next().is(':hidden')) {
$('#sidebar-wrapper h2').removeClass('active').next().slideUp('slow');
$(this).toggleClass('active').next().slideDown('slow');
}
});
});

Ya, cuma begitu saja modal dasar untuk menciptakan efek akordion pada sidebar. Asalkan kita sudah menemukan ID sidebar yang ingin kita jadikan sebagai target, maka sisanya tinggal melakukan beberapa modifikasi kecil saja.

Langkah-Langkah Membuat Sidebar Akordion

Pertama-tama masuklah ke halaman editor HTML template Anda, lalu temukan kode ini:

</head>

Salin kode di bawah ini dan letakkan di atasnya:

<script src='http://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.7.1/jquery.min.js' type='text/javascript'></script>
<script type='text/javascript'>
//<![CDATA[
$(function() {
// Sembunyikan semua tubuh widget (tutup semua panel)
$('#sidebar-wrapper .widget-content').hide();
// Tambahkan class 'active' pada elemen <h2> pertama
// kemudian tampilkan elemen berikutnya dengan efek .slideDown(), sehingga panel akordion paling atas akan tampak terbuka
$('#sidebar-wrapper h2:first').addClass('active').next().slideDown('slow');

// Saat elemen <h2> yang berada di dalam elemen #sidebar-wrapper diklik...
$('#sidebar-wrapper h2').click(function() {
if($(this).next().is(':hidden')) {
// Sembunyikan semua panel yang terbuka dengan efek .slideUp()
$('#sidebar-wrapper h2').removeClass('active').next().slideUp('slow');
// Lalu buka panel yang berada di bawah elemen ini (elemen <h2> yang diklik) dengan efek .slideDown()
$(this).toggleClass('active').next().slideDown('slow');
}
});
});
//]]>
</script>

Kode yang Saya beri garis bawah adalah JQuery. Jika template Anda sudah dilengkapi dengan JQuery, singkirkan kode tersebut.
Sekarang coba simpan template Anda dan lihat apa yang terjadi pada sidebar blog Anda...

Tidak berhasil?

Oke, mungkin Anda mempunyai sidebar dengan ID yang berbeda. Coba periksa kembali template Anda dan temukan baris kode yang menggambarkan deretan widget sidebar blog Anda. Kurang lebih tampilannya seperti ini:

<div id='sidebar-wrapper-2'>
<b:section class='sidebar' id='sidebar' preferred='yes'>
<b:widget id='Label1' locked='false' title='Kategori' type='Label'/>
<b:widget id='PopularPosts1' locked='false' title='Entri Populer' type='PopularPosts'/>
<b:widget id='Stats1' locked='false' title='Statistik' type='Stats'/>
<b:widget id='HTML2' locked='false' title='Komunitas' type='HTML'/>
<b:widget id='HTML4' locked='false' title='Facebook Suka' type='HTML'/>
</b:section>
</div>

Atau Anda juga bisa melihat ID sidebar secara langsung dari halaman blog Anda melalui Add-on Firebug atau aplikasi web developer sejenis lainnya:

Melihat ID Sidebar dengan Firebug
Melihat ID Sidebar dengan Firebug

Nah, Anda bisa mengganti kode #sidebar-wrapper dengan ID yang Saya beri garis bawah untuk menciptakan efek akordion pada sidebar tersebut.

Satu tambahan lagi: Saat Anda mencoba menyentuh judul widget biasanya akan terasa sesuatu yang sedikit mengganjal. Ya, kursornya masih berupa kursor teks. Itu akan membuat elemen pemicu akordion tersebut menjadi tampak sebagai sesuatu yang tidak penting/tidak memiliki sesuatu yang penting (alah!). Kita harus mengubah pointer teksnya menjadi pointer jari telunjuk seperti halnya pointer standar yang selalu muncul pada semua link.

Ada dua cara untuk mengubah pointer teks pada elemen <h2> menjadi pointer telunjuk. Pertama, dengan cara menuliskannya secara langsung pada kode CSS seperti ini:

#sidebar-wrapper h2 {
cursor:pointer;
}

Atau cukup sisipkan fungsi JQuery .css() di depan selektor yang mengarah kepada elemen h2 seperti ini:

$(function() {
$('#sidebar-wrapper .widget-content').hide();
$('#sidebar-wrapper h2:first').addClass('active').next().slideDown('slow');
$('#sidebar-wrapper h2').css('cursor', 'pointer').click(function() {
if($(this).next().is(':hidden')) {
$('#sidebar-wrapper h2').removeClass('active').next().slideUp('slow');
$(this).toggleClass('active').next().slideDown('slow');
}
});
});

Mengenai fungsi .addClass('active'), .removeClass('active') dan .toggleClass('active') itu semua hanya untuk menandai panel akordion yang sedang aktif/terbuka. Katakanlah kita ingin membuat elemen <h2> yang sedang aktif berubah warna menjadi merah, maka dalam kode CSS Anda tinggal menambahkan selektor #sidebar-wrapper h2.active dan memberinya warna merah seperti ini:

#sidebar-wrapper h2.active {color:red;}

Info Template

Free Blogger Template

Bleach

Template author: NBTemplate
Description: Bleach is a free blogger template with 3 columns, sidebar on the right and left and exclusive design for Blogger.
Excellent layout for blogs about animals, anime, kids or love.
Download Bleach for free in BTemplates.

Widget Slide Panel dengan JQuery dan CSS3

widget slide panel

Ini adalah widget yang sederhana, namun cukup efektif untuk sekedar meringkas bagian-bagian yang biasanya dianggap terlalu panjang atau terlalu lebar. Kamu bisa menggunakan widget ini untuk meletakkan foto, video, daftar teman atau apapun, yang menurutmu terasa sedikit mengganggu penampilan.

Pertama-tama masuklah ke halaman tata letak widget kemudian tambahkan sebuah elemen halaman HTML/JavaScript. Salin kode di bawah ini, kemudian letakkan di dalam formulirnya:

<style type="text/css">
/*
Juli 2011 :: Taufik Nurrohman
Visit: http://hompimpaalaihumgambreng.blogspot.com
*/
#paneltovik {display:block}

#panel {
background-color:#96BC43;
border:2px solid #a7cc54;
border-width:2px 2px 0 2px;
height:250px;
overflow:auto;
margin:0;
padding:10px;
color:#111;
font:normal 12px Times,Serif;
-webkit-box-shadow:inset 0 0 7px #222;
-moz-box-shadow:inset 0 0 7px #222;
box-shadow:inset 0 0 7px #222;
display:none;
}

.tombolpanel {
position:relative;
cursor:pointer;
text-shadow:1px 1px 2px #000;
padding:7px 15px;
background-color:#333;
border-top:3px solid #a7cc54;
color:#e5e5e5;
text-align:center;
font:bold 14px Times,Sans-Serif;
font-style:italic;
-webkit-box-shadow:0 -1px 2px #222;
-moz-box-shadow:0 -1px 2px #222;
box-shadow:0 -1px 2px #222;
-webkit-border-radius:0 0 14px 14px;
-moz-border-radius:0 0 14px 14px;
border-radius:0 0 14px 14px;
}

.tombolpanel:hover {color:#ccc}

.tombolpanel:after {
content:'';
position:absolute;
top:100%;
margin-top:-10px;
left:5%;
width:0;
height:0;
display:block;
border-width:20px;
border-style:solid;
border-color:#333 #333 transparent #333;
}
</style>
<script src="http://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.3.2/jquery.min.js" type="text/javascript"></script>
<script type="text/javascript">
$(document).ready(function() {
$('.tombolpanel').click(function() {
$('#panel').slideToggle('slow');
$('.tombolpanel span.in').toggle();
});
});
</script>
<div id="paneltovik">
<div id="panel">

... KONTEN DI SINI ...

</div>
<div class="tombolpanel">
<span class="in">Buka Panel</span>
<span class="in" style="display:none;">Tutup Panel</span>
</div>
</div>

Kode yang Saya beri garis bawah adalah JQuery. Sebelum menambahkan widget ini sebaiknya periksa dulu isi templatemu. Jika templatemu sudah dilengkapi dengan JQuery, buang kode tersebut dari widget.

Klik Simpan dan lihat hasilnya:

Tabulasi Widget Sidebar Otomatis dengan JQuery

Selain menggunakan tag kondisional, salah satu cara praktis untuk menghemat ruang sidebar adalah dengan menerapkan sistem tabulasi widget sidebar otomatis seperti ini:

Tabulasi Widget Otomatis Blogger

Hasil akhir proyek ini nantinya akan secara otomatis membuat sejumlah widget (bisa ditentukan jumlahnya) membentuk tabulasi-tabulasi dimana judul widget akan menjadi elemen tabulasinya, sedangkan konten widget akan menjadi tubuhnya.

Pertama-tama masuklah ke halaman editor HTML templatemu, kemudian cari script yang tampak seperti ini:

<script src='http://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.3.2/jquery.min.js' type='text/javascript'></script>

Jika templatemu sudah dilengkapi dengan script tersebut, kita bisa langsung melanjutkan ke langkah berikutnya. Tapi jika belum ada, salin dulu script tersebut lalu letakkan di atas kode </head>

Setelah itu salin kode ini kemudian letakkan di bawah script tadi:

<script type='text/javascript'>
//<![CDATA[
var starttab = 0;
var endtab = 3;
var sidebarname = 'sidebar-wrapper';

var home_page_tab=location.href;if(home_page_tab.indexOf("blogger.com")!=-1){var starttab=-1;var endtab=-1}var $jtab1=jQuery.noConflict();$jtab1(document).ready(function(){var a="<div class='widget-wrapper'><ul class='tab-wrapper'></ul></div>";for(i=starttab;i<=endtab;i++){$jtab1("#"+sidebarname+" .widget h2").eq(i).hide();$jtab1("#"+sidebarname+" .widget").eq(i).hide();$jtab1("#"+sidebarname+" .widget .widget-item-control").eq(i).hide()}$jtab1("#"+sidebarname+" .widget").eq(starttab).before(a);i=0;j=0;$jtab1("#"+sidebarname+" .widget > h2").each(function(){if(i>=starttab&&i<=endtab){var b=$jtab1(this).text();$jtab1("#"+sidebarname+" .tab-wrapper").append("<li class='tab' id='tabid"+sidebarname+j+"'>"+b+"</li>");j++}i++});i=0;j=0;$jtab1("#"+sidebarname+" .widget").each(function(){if(i>=starttab&&i<=endtab){$jtab1(this).attr({id:"widgtabid"+sidebarname+j});$jtab1(this).addClass("hompitab");j++}i++});$jtab1("#"+sidebarname+" .tab").click(function(){$jtab1("#"+sidebarname+" .hompitab").hide();$jtab1("#widg"+$jtab1(this).attr("id")).fadeIn();$jtab1("#"+sidebarname+" .tab").removeClass("active-tab");$jtab1(this).addClass("active-tab")});$jtab1("#"+sidebarname+" .tab:first").click()});

//]]>
</script>


Terakhir tinggal meletakkan kode CSS ini di atas kode ]]></b:skin> atau </style>:

/*
* Modifikasi 3 Oktober 2011 :: Taufik Nurrohman
* (http://hompimpaalaihumgambreng.blogspot.com)
* (original: http://www.abu-farhan.com)
*/

.hompitab {
position:relative;
z-index:1;margin:0px 0px;
padding:0px 0px;
border:1px solid #ccc;
background:#fff;
}

.hompitab .widget-content {
margin:10px 15px !important;
}

ul.tab-wrapper {
margin:15px 0 -10px 0;
padding:0 0 0 0;
}

ul.tab-wrapper li {
position:relative;
z-index:0;
cursor:pointer;
background:#666;
padding:6px 8px 5px;
text-decoration:none;
color:#ebebeb;
font:bold 11px Arial,Sans-serif;
text-shadow:0 1px rgba(0,0,0,0.4);
display:inline;
list-style:none !important;
margin:0px 1px;
text-transform:uppercase;
-webkit-border-radius:3px 3px 0px 0px;
-moz-border-radius:3px 3px 0px 0px;
border-radius:3px 3px 0px 0px;
}

ul.tab-wrapper li.active-tab {
border:1px solid #ccc;
border-bottom-color:#fff;
background:#fff !important;
z-index:2;
color:#666;
text-shadow:none;
}


Ganti kode yang Saya beri warna merah dengan ID sidebarmu. (ID sidebar??)

Untuk menentukan ID sidebar, kamu cari baris kode yang kurang lebih tampak seperti ini:

<div id='sidebar-wrapper'>
<b:section class='sidebar' id='sidebar' preferred='yes'>
<b:widget id='PopularPosts1' locked='false' title='Populer' type='PopularPosts'/>
<b:widget id='Label1' locked='false' title='Media' type='Label'/>
<b:widget id='BlogArchive1' locked='false' title='Arsip' type='BlogArchive'/>
<b:widget id='HTML4' locked='false' title='Label' type='HTML'/>
<b:widget id='Followers1' locked='false' title='Pengikut' type='Followers'/>
</b:section>
</div>

Nah, kode yang Saya beri warna merah itulah yang dimaksud sebagai ID sidebar.
Kode var starttab=0;var endtab=3; adalah variabel untuk menentukan jumlah widget yang akan dijadikan tabulasi. Urutan pertama dimulai dari 0, keudian tentukan batas akhir widget pada variabel var endtab. Misalnya, jika kamu menuliskan angka 3 pada var endtab, maka empat buah widget di sidebarmu akan secara otomatis berubah menjadi elemen tabulasi, sementara selebihnya tidak.

Klik Simpan Template.


Contoh Template dengan Sistem Tabulasi Sidebar

Berikut ini adalah beberapa contoh template yang dilengkapi dengan sistem tabulasi sidebar, namun dengan metode target tabulasi yang sedikit berbeda. Ingin tahu perbedaannya? Bongkar saja!!!



love time blogger template

mentor blogger template

Sidebar Hanya Tampil Selain pada Halaman Artikel

Beberapa orang mungkin merasa sedikit pusing ketika menemui sebuah situs dengan elemen halaman yang super komplit di segala penjuru, baik di sisi kanan maupun sisi kiri artikel. Mungkin tujuanmu memang baik, yaitu menyediakan semua fasilitas yang ada kepada para pembaca. Monitoring komentar, posting terbaru, daftar isi, ikon-ikon jejaring sosial dan masih banyak lagi. Tapi kalian harus ingat satu hal terpenting mengenai apa itu blog: ARTIKEL!

Jangan sampai mata para pembaca gentayangan melirik sisi kiri dan kanan artikel (yang kebetulan dipenuhi oleh gambar gadis-gadis cantik), sementara artikel itu sendiri dilupakan. Sangat tidak menyenangkan apabila pada akhirnya kamu menemukan komentar-komentar yang tidak bermutu di dalam artikelmu.

Kadangkala, seseorang memutuskan untuk menuliskan komentar dahsyat tidak semata-mata karena mereka tidak menyukai artikelmu, tetapi tidak jarang juga karena mereka merasa kebingungan.

Sidebar. Sebuah blok kecil dalam blog yang seharusnya menjadi prioritas pandangan ke dua justru menjadi berkuasa penuh karena munculnya godaan-godaan setan pernak-pernik blog yang merajalela merangsang nafsu birahi umat manusia di muka bumi ini. Jika kalian merasa bahwa sidebar di blogmu itu sangat mengganggu, ayo kita hilangkan saja!

Jangan khawatir, di sini kita akan menghilangkannya dengan , jadi sidebar hanya akan menghilang pada halaman tertentu saja.

Pertama-tama, masuklah ke tab Rancangan kemudian pilih Edit HTML.

Cari baris kode yang kurang lebih tampak seperti ini:

<div id='sidebar-wrapper'> 
<b:section class='sidebar' id='sidebar' preferred='yes'>
<b:widget id='Label1' locked='false' title='Kategori Posting' type='Label'/>
<b:widget id='BlogArchive1' locked='false' title='Arsip Blog' type='BlogArchive'/>
<b:widget id='Text1' locked='false' title='Obrolan Monyet' type='Text'/>
</b:section>
</div>

Sisipkan tag kondisional halaman item di luar elemen tersebut, sehingga tag kondisional tersebut sekarang berperan sebagai pembungkus sidebar. Seperti ini:

<b:if cond='data:blog.pageType != &quot;item&quot;'> 
<div id='sidebar-wrapper'>
<b:section class='sidebar' id='sidebar' preferred='yes'>
<b:widget id='Label1' locked='false' title='Kategori Posting' type='Label'/>
<b:widget id='BlogArchive1' locked='false' title='Arsip Blog' type='BlogArchive'/>
<b:widget id='Text1' locked='false' title='Obrolan Monyet' type='Text'/>
</b:section>
</div>
</b:if>

Klik Simpan Template.

Sebagai catatan, atribut id='sidebar-wrapper' itu tidak mutlak, setiap template mempunyai ID-nya masing-masing. Intinya adalah, kamu cari saja elemen <b:section> yang memiliki class='sidebar', kemudian temukan elemen divisi yang menjadi pembungkus dari tulang-belulang sidebar tersebut. Terakhir tinggal letakkan saja tag kondisional di luar objek tersebut.

Widget-widget yang berada di dalam seksi sidebar juga bisa menjadi panduan yang baik.

Berikut ini adalah contoh tampilan saat awal pertama kamu mengunjungi blogmu:

tutorial cara menampilkan sidebar hanya di halaman muka
Halaman depan

Setelah kamu memasuki halaman artikel (menekan tombol Baca Selengkapnya atau link Komentar), maka hasil tampilannya akan berubah menjadi seperti ini:

sidebar hanya tampil di halaman muka
Setelah masuk ke halaman item

Info Template:

download template life collage

Life Collage

download template capture

Capture

Capture adalah salah satu jenis template yang telah memanfaatkan tag kondisional ini dengan baik.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Homtimpa - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger